Tips Menulis Artikel buat Blog Kamu!

Udah lama gw nggak ngepost tulisan baru di blog ini dan kini saatnya gw membuat suatu terobosan: learn you how to write in your blog! Yah, sebenernya gw nggak master-master amat sih di bidang ini, tapi gw berusaha untuk memberikan apa yang gw mampu bisa berikan.

So it’s started with the question: why? Kenapa tiba-tiba gw mo ngasih temen-temen tips seputar cara menulis ini? Well, salah satu alasannya adalah karena gw prihatin dengan beberapa blog buatan temen-temen di luar sana yang, yah, saya yakin bisa lebih baik dari itu. Kasus-kasus yang sering muncul adalah panjang tulisan yang kurang memadai (entah itu terlalu pendek atau malah terlalu panjang), gaya bahasa yang masih membingungkan, serta kesan bahwa tulisan itu dibuat dengan terburu-buru. Nah, berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan, inilah tips-tips sukses menulis blog:

Tentukan Tujuan Blog

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum mulai menulis adalah menentukan tujuan kamu ngeblog. Apakah blog kamu adalah wadah dari artikel dan opini yang kamu buat tentang banyak hal, atau sebagai jurnal harian (diary) kamu? Pastikan kamu tidak mencampurkan artikel-artikel kamu dengan jurnal harian kamu, bila kamu ingin menulis keduanya, tulislah di blog yang berbeda! Blog ini adalah blog yang berisi uneg-uneg saya tentang berbagai macam hal, sedangkan blog yang satunya adalah jurnal harian saya. Hal ini dilakukan agar kita dapat bersikap profesional dalam mengelola blog.

Menulislah SEBELUM kamu online

Siapa yang selama ini menulis isi blognya SAAT dia sedang di warnet? Hey, berhenti melakukan hal itu dan tulislah artikel/diary kamu sebelum kamu terkoneksi di internet. Sehingga saat kamu membuka jendela ‘new post’ dalam blog, artikel telah tersedia.
Mengapa? karena menulis saat kita online mengakibatkan kita mempunyai perasaan terburu-buru, ingin cepat selesai karena pulsa terus berjalan, ya kan? Makanya, tulislah sebelum kam online.

Perhatikan gaya bahasa

Ini semata-mata demi kenyamanan pembaca. G aD oRaNK yG nYmN dGn gYA tOELisanH sEpErTy INihhh. Mungkin kamu memang bebas untuk berekspresi, namun pembaca akan mengerinyitkan dahi ketika membaca tulisan yang naik turun seperti itu. Belum lagi model penulisan yang merusak kata.
Bukan berarti bahasa gaul harus dihilangkan, itu malah perlu kalo target kamu adalah pembaca remaja. Tapi model penulisannyalah yang harus tetap diperhatikan. Lihat saja perbedaan antara “Oke” dan “Ukeh…“, “dong” dengan “dhuonkxx” dan sebagainya. Contoh penulisan di sebelah kiri adalah bahasa gaul yang membuat pembaca nyaman, sedang contoh yang di kanan, memusingkan pembaca.

berikan panjang tulisan yang memadai

Memadai berarti nggak terlalu panjang dan juga nggak terlalu pendek. Gimana standar penulisan artikel/diary untuk sebuah blog? 400-500 kata. Jumlah maksimal adalah 800 kata. Karena kurang dari itu berarti tidak memuaskan pembaca dan bila lebih, akan memuakkan pembaca. Karena tentu saja, pembaca juga mempunyai ketahanan dalam membaca, yang besarnya terbatas.

setelah membaca artikel ini, saya harap teman-teman bloggerteens di luar sana bisa membuat terobosan dalam tulisannya sehingga tulisan-tulisan teman-teman dapat memberi manfaat bagi semua orang di dunia.

Happy Writing!

3 Tanggapan

  1. Oke…
    I’ll make another blog..

  2. kreatif!

  3. cerdas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: