Kekuatan Menulis Bagi Hidup Kita


Dewasa ini kegiatan menulis di lingkungan SMA cenderung kurang mendapatkan perhatian dari siswa. Kebanyakan dari kita, termasuk saya pada awalnya, merasa males kalau disuruh-suruh nulis, kita biasanya terhenti di satu atau dua kalimat dan tidak mampu menuliskan kalimat lebih banyak lagi. Menulis, bagi kita dianggap sebagai kegiatan yang “membuat otot-otot di belakang kepala menjadi tegang” dan menanyakan manfaatnya.

Padahal, menulis punya banyak manfaat!

Di bawah ini ada tiga manfaat menulis yang menyentuh aspek-aspek kehidupan kita dan (semoga) akan mendorong kita untuk menulis lebih banyak lagi.

Manfaat Intelektual

Menulis akan membantu kita untuk belajar mengungkapkan ide-ide, perasaan, dan pemikirin yang selama ini hanya berkumpul di otak kita ke sebuah kertas. Sehingga secara tidak langsung, menulis mengajari kita untuk menata pikiran kita sendiri atau yang kerap disebut sebagai Mind Management, dan penataan pikiran sangat berguna untuk kelancaran komunikasi dan kekritisan berpikir.

Manfaat Psikis

Siapa yang tahu kalau Fatima Mernissi pernah berkata bahwa menulis dapat meningkatkan aktivitas sel? Siapa yang pernah menyangka kalau satu coretan pertama di atas kertas kosong di pagi hari dapat melenyapkan kantung di bawah mata?

Lagi, James Pennebaker, Ph.D mengungkapkan bahwa menulis dapat meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas) seseorang. Dari sampel mahasiswa yang dia teliti didapatkan hasil bahwa kunjungan ke klinik kesehatan menurun dengan cukup signifikan setelah mereka menulis. Pemeriksaan darah yang dilakukan setelah mereka menulis pun menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih.

Manfaat Psikologis

Paulo Coelho dalam novel The Al Chemist menyarankan agar kita menuliskan segala kesedihan atau perasaan yang mengganggu dalam selembar kertas dan melarungkannya ke sungai. Niscaya kesedihan atau kekuatiran akan sirna.

Hal ini memiliki tautan dengan manfaat intelektual menulis, menulis berarti Menata Pikiran. Dengan menulis pikiran-pikiran di dalam otak kita menjadi tidak saling menimpa dan karenanya memudahkan kita untuk menarik benang kusut dari kekhawatiran kita.
Wuiih, banyak juga yah manfaat menulis itu?

Mungkin ada juga yang bertanya, bagaimana caranya? Okay, cara paling mudah untuk seseorang menulis adalah MENULIS. Menulis tidak membutuhkan persiapan apa-apa, kita hanya tinggal menulis saja untuk memulai menulis.

Nah sekarang, mau nggak kita mulai menulis?

5 Tanggapan

  1. betul….menulis adalah bekerja untuk keabadian….

  2. Ya…Btl…btl…btl..dgn menulis kita akn sllu diingt oleh orang,n dgn mnulis kita akn sllu hidup wlwpun kita sdh mati… Menulis Dimulai Dari Skrng….

    • Benar sobat, menulislah sekarang, atau kita akan semakin kebingungan nanti😀

  3. Sependapat. Memang, cara paling mudah untuk seseorang bisa menulis ya dengan menulis;

    • Sip!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: